Harapan untuk PLN Harapanku


Pernahkah Anda membayangkan listrik di rumah tidak pernah mati lampu walaupun hujan turun? Pernahkah Anda membayangkan listrik bisa dinikmati di seluruh penjuru Indonesia? Pernahkah Anda membayangkan lingkungan sekitar perumahan bersih dari kabel listrik yang malang melintang?. Pernahkah Anda membayangkan listrik yanga ada di rumah tidak naik turun.  Kalau saya tidak hanya sekedar membayangkan tetapi juga merupakan harapan. Harapan kepada siapa? Karena tempat tinggal saya di Indonesia tentu saja ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kalau tempat tinggalnya di Malaysia tentu ke perusahaan listrik Malaysia.🙂

Kenapa saya harus mempunyai harapan terhadap PLN? Karena harapan adalah bentuk cinta dan perhatian. Kalau tidak mempunyai harapan berarti sudah masa bodoh, cuek bebek tidak ada perhatian. Selain itu juga karena setiap hari saya menggunakan (baca: membutuhkan)  listrik. Listrik yang saya butuhkan dikelola oleh PLN. Tidak hanya yang sudah menggunakan listrik, yang belum menggunakan listrik pun punya harapan juga terhadap PLN. Harapannya supaya dia juga kebagian listrik dari PLN.

Listrik adalah salah satu energi  yang dibutuhkan dalam kehidupan. Buktinya setiap hari hidup saya tidak lepas dari listrik. Secanggih apapun gadget yang ada kalau tidak ada listriknya tidak akan bisa digunakan. Jika listrik dianggap penting maka yang menyediakan listrik (PLN) juga penting. Tetapi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang menyediakan listrik ini seringkali dilupakan. Ingat PLN jika ada pemadaman listrik (mati lampu).

Filosofi mengapa dibentuk Badan Usaha Milik Negara adalah karena berdasarkan pada UUD 1945 Pasal 33 khususnya ayat (2) dan (3) yang mengandung maksud bahwa; cabang-cabang produksi penting bagi Negara yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. Kemudian bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Dengan demkian tugas pertama PLN adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dalam hal ini listrik. Jika hari ini listrik masih menjadi impian bagi sebagian rakyat Indonesia, berarti tugas PLN Harapanku untuk memikirkan dan mewujudakan impian itu. PLN bisa memanfaatkan sumber daya alam lokal dan sumber daya manusia lokal.

Karena fungsi kontrol terhadap BUMN biasanya dianggap sangat lemah, maka BUMN dianggap sebagai sarang korupsi dan kolusi. PLN Harapanku adalah BUMN yang bersih dari korupsi dan kolusi. Good Corporate Governance (GCG) benar-benar diterapkan. Segala bentuk praktek korupsi dan kolusi bisa hilang dari level paling bawah hingga level paling atas. Semua praktek yang berhubungan dengan biaya di PLN harus transparan. Tidak ada lagi pungutan-pungutan tambahan diluar yang sudah ditetapkan. Berbagai macam biaya yang dibutuhkan ketika mengurus sesuatu di PLN harus jelas. Sosialisasinya juga penting supaya seluruh lapisan masyarakat mengetahuinya. Kadangkala masyarakat tidak mengetahuinya sehingga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Misalnya ada yang meminta uang dalam pemasangan instalasi listrik, padahal seharusnya gratis. Seharusnya masyarakat mudah mengakses informasi yang dibutuhkannya. PLN bisa menggunakan website atau kantor-kantor cabang untuk memasang informasi sehingga masyarakat mudah mengaksesnya. Misalnya ada gambar flowchart dalam proses pemasangan lsitrik dan tarifnya. Intinya PLN Harapanku menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) secara konsisten dan berkesinambungan.

Perlu disadari bahwa fungsi dan tugas utama PLN tidak hanya sekedar memperoleh keuntungan saja, tetapi juga mengemban tugas untuk memenuhi pelayanan publik. Sehingga pengelola PLN tentunya juga harus dapat memahami kepentingan-kepentingan stakeholder-nya. Sudah seharusnya pelaksanaan usaha PLN Harapanku mengemban tugas layanan umum. Memiliki tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility) dengan pengentasan problem masyarakat sekitar dan pengembangan usaha kecil dan menengah. PLN Harapanku bisa memberikan subsidi tarif listrik bagi usaha kecil dan menengah.

Dalam pengembangan usahanya PLN Harapanku perlu adanya pemikiran mengenai kepentingan-kepentingan perusahaan dalam rangka investasi. Kebijakan yang ada harus mendukung kemampuan perusahaan dalam rangka pengembangan dan kelangsungan usahanya. PLN Harapanku dikelola berdasarkan prinsip dan kultur korporasi yang sehat. Dikelola oleh manajemen profesional, integritas dan leadership yang kuat, serta memiliki sense of business yang tinggi. Untuk itu pola rekrutmen dan pola remunerasi harus dikembangkan sesuai dengan standar korporasi.

Selain itu juga manajemen PLN Harapanku harus mempunyai suatu inovasi dan terobosan bisnis yang dilakukan tanpa harus menciptakan birokrasi yang berbelit. Untuk mendukung hal tersebut sudah seharusnya PLN mengembangkan kemungkinan sumber energi alternatif selain yang ada sekarang. Misalnya memanfaatkan energi mikro hidro, energi angin, energi panas bumi, energi gelombang ombak atau yang lainnya. Perawatan dan peningkatan infrastrukstur listrik yang ada juga harus ditingkatkan. Misalnya menggunakan jaringan kabel listrik bawah tanah supaya lebih rapi dan aman dari gangguan cuaca. Salah satu hal dalam terobosan bisnis saya pernah mendengar kalau PLN akan mengekspor listrik ke negara tetangga. PLN bisa mengembangkan terobosan bisnis yang lain yang mempunyai prospek di masa depan. Semua hal ini bertujuan supaya PLN Harapanku dapat bersaing di kompetisi global dan memiliki kemampaun untuk bisa bertahan dalam segala kondisi.

Kemudian, PLN Harapanku terus melibatkan partisipasi masyarakat dalam perbaikan tata kelola dan penggunaan listrik yang aman. PLN selalu siap menerima saran dan kritik untuk perbaikan. Masyarakat diberi akses yang mudah dalam menyampaikan saran, kritik dan keluhannya. Selanjutnya, PLN memberi penyuluhan tentang keamanan lsitrik. Karena seringkali terjadi kebakaran yang diakibatkan oleh penggunaan listrik yang salah. Misalnya pencurian listrik dan pemasangan jaringan listrik yang tidak sesuai dengan standar.

Harapan terakhir yang bisa juga dikatakan impian dari saya adalah PLN Harapanku bisa menyediakan listrik melalui saluran udara (wireless). Energi listrik dibawa oleh gelombang pembawa yang dipancarkan oleh antena pemancar dan diterima oleh antena penerima kemudian dipisahkan energi listrik dengan gelombang pembawanya sampai akhirnya listrik bisa digunakan. Jadi listrik bisa dikirm dan diterima melalui pemancar tanpa harus menarik kabel.🙂

Referensi : http://mhugm.wikidot.com/artikel:003

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s