‘Sosialis Sejati’


Masih teringat pelajaran waktu SD dulu bahwa manusia adalah makhluk sosial. Makhluk yang saling berinteraksi satu dengan yang lain. Kebutuhan akan bergaul dengan saling mengenal tidak dapat dihindari.

Bumi tempat manusia berpijak memang diciptakan dengan berbagai suku dan bangsa untuk saling mengenal. Dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini, pergaulan antar manusia tidak sebatas hanya di dunia nyata tetapi juga di dunia maya/internet. Dunia maya ini bisa diibaratkan dunia alternatif dalam pergaulan antar manusia. Mungkin sudah menjadi sebuah kebutuhan kalau manusia menginginkan sesuatu hal yang bersifat alternatif. Selain dunia maya tadi, ada contoh-contoh kebutuhan

alternatif bagi manusia, misalnya jalan alternatif ketika jalanan macet, pengobatan alternatif selain berobat ke dokter, sekolah aternatif (home scholing) selain sekolah formal, bahkan yang negatifpun juga ada misalnya istri alternatif (WIL) atau suami alternatif (PIL), naudzubillah.

Dunia internet atau disebut dunia maya, saat ini semakin menarik. Fasilitas yang disediakan semakin beraneka macam. Apalagi yang berhubungan dengan aktifitas sosial/pergaulan di dunia maya, semakin mendukung dan memanjakan, penyedia layanan jejaring sosial semakin menarik dan banyak pilihan dengan kelebihan masing-masing. Makanya tidak heran penggunaan teknologi internet sekarang sudah semakin meluas sampai ke pelosok-pelosok desa, dari anak kecil sampai orang dewasa sudah banyak menggunakan internet. Apalagi dengan dukungan teknologi mobile internet, semakin gampang dan murah.

Karena manusia makhluk sosial maka kebanyakan fasilitas internet yang di akses adalah fasilitas jejaring sosial, apalagi karakter budaya orang timur yang sifat sosialnya besar, misalnya Indonesia. Dari berbagai kalangan sudah menggunakan jejaring sosial ini, dari pemulung –saya pernah melihat sambail bawa gerobak sambil pegang handphone-, tukang becak, pedagang gorengan, pedagnag baso, siswa SD/SMP/SMA, mahasiswa, pembantu rumah tangga, ibu-ibu rumah tangga sampai menteri atau presiden menggunakan fasilitas jejaring sosial ini. Presiden Amerika-pun berkampanye menggunakan fasilitas jejaring sosial.

Tidak heran jika sebenarnya manusia sekarang adalah manusia ‘sosialis sejati’. Tidak sebagai pengikut ajaran Karl Marx atau Lenin, tetapi karena di dunia nyata dan di dunia maya (dunia alternatif) selalu beraktifitas sosial.

:-)=

15 thoughts on “‘Sosialis Sejati’

    • Biar seimbang dlm menggunkan otak kang Ahoey, berfikir kiri pakai otak kiri khan? berpikir kanan pakai otak kanan… hehe…

  1. Pingback: IBSN : Konsumsi roda dua « komuter jakarta raya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s