Kenangan Romadhon di berbeda tempat


ImageRomadhon telah datang, ingatan ini kembali mengenang masa-masa silam. Kenangan itu selalu datang. Sejak tamat SMP, ada beberapa tempat yang berbeda ketika saya menjalankan puasa.

Solo, kota pertama setelah desa tempat kelahiranku dan desa kecil di Indramayu. Surakarta Hadiningrat nama lain dari kota Solo, kota sejarah, ada kratonnya. Awal tinggal di Solo,

disebuah kos yang sangat sederhana (berlantai semen, berdinding setengah atasnya papan), waktu itu cukup murah Rp.100 ribu pertahun, bagaimana kabar teman kos saya dulu (Tri, Darso, Yanto dll-saya lupa). Tahun berikutnya saya tinggal di masjid Al-Ikhlash tidak jauh dari tempat kos yang pertama, makanya waktu puasa di tempat itu juga. Kalau disini gratis, demi sebuah penghematan dan menuntut ilmu di tempat yang jauh dari kampung halaman. Di tempat inilah saya bisa banyak beramal, menyapu halaman masjid, ngepel lantai, membersihkan wc, tempat wudhu, kaca jendela, mempersiapkan kajian dan sholat jumat, memperbaiki ruhiyah dll. Selama dua tahun saya tinggal disini. Pak Ikhsan+keluarga, Pak Tukiman (ketua takmir) dan pengurus yang lain-saya lupa-, Mas Agus+Ari+keluarga, Bowo, Bambang, Iwan, mas Ma’ruf, Margono, Hilda, Thomas, Joko dll adalah saudara-saudara baru yang saya temui disini, gimana kabar beliau-beliau ini, lama saya tidak berkunjung. Tempat tinggal saya ini di dekat Stadion Manahan.

Jogjakarta, kota selanjutnya yang saya rasakan suasananya ketika berpuasa di bulan Romadhon. Ketika di Solo tinggal di masjid, begitu juga ketika hijrah ke Jogja, selain gratis ruhiyahnya juga bisa terjaga. Kebetulan nama masjidnya sama Al-Ikhlash, selain masjid ini ada satu masjid yang satu kepengurusan yaitu masjid Al-Jihad. Terlalu banyak kenangan di kota ini, baik suka dan duka. teringat ketika bulan Romadhon begitu sibuk (karena pasti jadi Panitia-RamdiKa-Ramadhan di Karangasem). Dari sebelum Romadhon sampai sesudah Romadhon ada yang dikerjakan. Salah satu acara yang suka saya lakukan adalah mencari masjid yang pembicara kultumnya tokoh terkenal, seperti Amien Rais, Din Syamsudin, Komarudin Hidayat, Ust.Wijayanto dll, biasanya acara ini saya lakukan bersama teman saya Nur Ikhwan, Kholid. Salam buat semua ukhti dan akhi yang selalu membersamai saya di Jogja dulu.

Pamanukan Subang, kota ketiga yang pernah saya singgahi dalam menjalankan puasa. Untuk sahur dan berbuka setiap hari di warung si Ece. Bersama teman-teman kerja (Pak Eman, Dudung, Hadi, Umar dll). Ada juga saudara baru saya di Pamanukan Ust. Totong, Kang Ikrom, Devi, dll.

sekarang di Bogor, satu daerah dengan beberapa teman dari jogja dulu (akh Dian, mas Arifin&mbak Wiwin); bersama Pak Elvin, pak Yadi, Pak Didin, pak Badut dan teman-teman kos kami sahur dan berbuka.

Tempat yang berbeda-beda dalam menjalankan puasa tetapi selalu ada hal yang sama ketika datang Romadhon, ‘Harapan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s