Sholat Khusyu'


ImageBerapa lama waktu yang kita gunakan dalam sehari (24 jam) untuk Sholat. Misalnya kalau 1 rakaat 5 menit berarti sehari kita membutuhkan waktu untuk sholat wajib (17) 5×17=85 menit; sholat sunnah Rowatib Mu’akkad (12) 5×12=60 menit; shalat Dhuha (4) + Tahajud, Witir (11) (4+11)x5=75 menit; jadi total waktu yang digunakan untuk sholat adalah 85+60+75=220 menit atau 3.67 jam, dibulatkan jadi 4 jam.

Hitungan matematis waktu sholat diatas bisa jadi lebih banyak atau lebih sedikit. tetapi saya kira waktu yang dibutuhkan untuk sholat kebanyakan orang lebih sedikit dibanding waktu diluar sholat, misalnya saya sendiri. Sebelum saya mau main bola, sambil menunggu peserta yang lain juga mendengarkan tausyiah di radio (ga tahu nama radionya), disampaikan oleh ustadz (ga tahu nama ustadznya, karena telat) bahwa khusyu’nya sholat seseorang bisa dilihat dari perilakunya ketika di luar sholat. Disebutkan oleh ustadz bahwa ada hadist yang menyebutkan bahwa ada tiga ciri-ciri perilaku di luar sholat orang yang khusyu’ sholatnya :

1. Tawadhu’; rendah hati, ga mau menang sendiri/egois, mudah diajak pada kebenaran, mau diingatkan/dibenarkan bila salah;

2. Mempunyai etos kerja yang meningkat;

3. Menyayangi dan menyantuni orang yang lebih lemah.

Semoga akhlaq sholat tetap terbawa ketika waktu di luar sholat. (wallohu’alam bis showab)

Tentunya sudah jelas bagi kita bahwa sholat merupakan salah satu dari lima rukun Islam sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sholat juga merupakan kewajiban paling utama setelah tauhid. Apabila sholat seorang muslim baik maka seluruh amal perbuatannya akan baik, begitu pula sebaliknya, jika sholatnya rusak maka seluruh amal perbuatannya pun rusak.

Oleh karena itu sholat sangat membutuhkan perhatian serius, teristimewa yang harus diperhatikan karena adanya bid’ah dan penyimpangan-penyimpangan yang terdapat dalam praktek sholat.

Al Imam Ahmad berkata, “Sesungguhnya kualitas keislaman seseorang adalah tergantung pada kualitas ibadah sholatnya. Kecintaan seseorang kepada Islam juga tergantung pada kecintaan dalam mengerjakan sholat. Oleh karena itu kenalilah dirimu sendiri wahai hamba Allah! Takutlah kamu jika nanti menghadap Allah Azza Wa Jalla tanpa membawa kualitas keislaman yang baik. Sebab kualitas keislaman dalam hal ini ditentukan oleh kualitas ibadah sholatmu.” (Ibn al Qayyim, ash Sholah, hal 42 dan ash Sholah wa hukmu taarikihaa, hal 170-171)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s